PAPAJI Forum
Would you like to react to this message? Create an account in a few clicks or log in to continue.

Rupiah melemah, kebakaran hutan, isu arzeti selingkuh, salah siapa??

+9
sumando
benkliwon
Hendro
Administrator
iwan supriyanto
mushafir
rohalus
r.dinata
Scemator
13 posters

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Go down

Rupiah melemah, kebakaran hutan, isu arzeti selingkuh, salah siapa??  - Page 2 Empty Re: Rupiah melemah, kebakaran hutan, isu arzeti selingkuh, salah siapa??

Post  DAVIDSON Fri 06 Nov 2015, 23:06

khaddafi wrote:pemilu kemarin menyisakan kemenangan yang amat sangat tipis...., sehingga wajar partai yang kalah merasa tidak layak kalah... dan akan menantang lagi suatu saat undangan...maka dalam prosesnya terbentuklah 2 kubu di DPR
serta 1 partai netral.... ibarat bandul maka ayunannya akan cenderung seimbang...
gegeran terus....koyo jaman kalabendu..
kecuali mereka sama sama kenyang baru diem semua....inilah kenyataan partai....

kalo pemilu kemarin skornya telak...misalnya 90 vs 10 persen maka ini seperti jaman soeharto...yang kalah ga akan bakalan berani menantang lagi...bisa bisa setor modal aja.... Very Happy  Very Happy
dan jargonnya bakalan " sik kepenak jamanku tho"

yg pada akhirnya banyak pihak yg salut pada Indonesia, perbedaan suara sangat tipis, kedua kubu saling serang dgn tensi tinggi tapi ujungnya tetap aman2 saja

kalo di negara2 yg sudah dewasa kehidupan demokrasinya hal itu biasa & karena sudah dewasa biasanya aman2 saja, tapi kalo kasus begitu terjadi di negara berkembang hampir pasti berdarah2, Indonesia sekalipun blom terlalu dewasa kehidupan demokrasinya tapi aman2 saja (terima kasih pada TNI yg tetap netral sampe detik2 terakhir )


inilah perbedaan antara mazhab demokrasi dengan otoritarian...
apakah mazhab demokrasi lebih baik....belum tentu
apakah mazhab otoritarian lebih buruk,,,,jangan salah
ini saya nulis hanya berdasarkan apa yg saya tau & biasanya apa yg saya tau itu sering salah

Demokrasi adalah bentuk pemerintahan yg semua warga negaranya memiliki hak sama dalam pengambilan keputusan, demokrasi mengizinkan warga negaranya berpartisipasi (baik secara langsung atau melalui perwakilan) dalam perumusan, pengembangan, dan pembuatan hukum

jadi dalam demokrasi pergantian pemimpin tidak harus berdarah2, hanya perlu perang suara, kalo bukan dalam sistem demokrasi kita mau pemimpin biasanya harus dgn berdarah2

kita mau ganti pak Jokowi dgn pemimpin lain entar ada jadwalnya & siapapun bisa menggantikan beliau, kalo sistem otoriter ganti pemimpin itu suka2 yg pimpin itupun entar jatuhnya ke orang dekatnya, paling sering anaknya

sekarang klan khadafi yg berkuasa, saya kalo mau ganti dgn klan davidson mau tidak mau harus bunuh semua klan khadafi dulu (begitulah yg terjadi negara2 kerajaan tempo dulu)

sekarang china yang notabene otoritarian meng KO amerika yang notabene induk negara demokratis dengan skor yang amat telak....
sampai ibaratnya kalo china batuk maka yang lain akan ketularan batuknya....
padahal indonesia menganut mazhab demokrasi,,,,,jadi rupiah ketularan batuknya juga sampai meriang...something wrong with our economic system and political interest ?
kata bijak mengajarkan tuntutlah ilmu sampai ke negri china.....tidak ada istilah tuntutlah ilmu sampai ke negeri amerika.......maka saya heran2 kenapa anggota DPR yang terhormat ke amerika ketemu donald trump...pake baju jas + dasi  dan pake selfie 2 lagi,,,,

tidak ingatkah mereka akan kata2 bijak diatas(silahkan dikoreksi)

yg diatas itu sistem pemerintahan, kalo dan tidak salah yg dibawah ini sistem perekonomiannya

kalo sistem ekonomi itu ada kapitaslis, sosialis & campuran

negara komunis dulu menerapkan sistem ekonomi sosialis, kalo USA dll ekonominya kapitalis dan kalo indonesia menerapkan sistem ekonomi campuran (ekonomi pancasila)

sekarang ini hampir tidak ada negara (mungkin tinggal korut) yg memakai sistem ekonomi sosialis murni, cina itu pemerintahaannya komunis (otoriter) tapi ekonominya bebas (kapitalis)


kalo ekonomi sosialis semua2 sektor ekonomi dikuasai & dikelola negara mulai dari pabrik rudal sampe peternakan ayam adu, kalo kapitalis semua sektor ekonomi dikelola swasta & kalo di Indonesia swasta boleh berkarya tpi yg menyangkut hajat hidup orang banyak dikuasai & dikelola negara semisal listrik, pam, tambang dll maka disebut ekonomi campuran

semua sitem itu baik adanya tinggal pemimpinnya salah ambil keputusan atau tidak, pemimpin diktator tapi bijak ambil keputusan & dicintai rakyatnya entar negaranya aman2 saja (kayak brunai) dll, cina itu bisa kuat karena berani mengubah konsep ekonominya yg mulanya sosialis diubah menjadi kapitalis (terbuka)

DAVIDSON
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 121
Join date : 13.10.08

Kembali Ke Atas Go down

Rupiah melemah, kebakaran hutan, isu arzeti selingkuh, salah siapa??  - Page 2 Empty Re: Rupiah melemah, kebakaran hutan, isu arzeti selingkuh, salah siapa??

Post  DAVIDSON Fri 06 Nov 2015, 23:23

Scemator wrote:
Ya makanya di analisa dong om,

ayam sajalah, entar kalo terlalu jauh nyelonongnya bisa ditegur moderator Very Happy

DAVIDSON
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 121
Join date : 13.10.08

Kembali Ke Atas Go down

Rupiah melemah, kebakaran hutan, isu arzeti selingkuh, salah siapa??  - Page 2 Empty Re: Rupiah melemah, kebakaran hutan, isu arzeti selingkuh, salah siapa??

Post  Scemator Sat 07 Nov 2015, 12:51

DAVIDSON wrote:
Scemator wrote:
Ya makanya di analisa dong om,

ayam sajalah, entar kalo terlalu jauh nyelonongnya bisa ditegur moderator Very Happy
Ah bisa aja nih mas Davidson, masa udh nulis berlembar2 baru bilang takut bahas nyelonong kemana2.... Hehe... 
Btw makasih ya udh mau mampir di thread saya.... 

Very Happy
Scemator
Scemator
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 175
Join date : 08.05.15

Kembali Ke Atas Go down

Rupiah melemah, kebakaran hutan, isu arzeti selingkuh, salah siapa??  - Page 2 Empty Re: Rupiah melemah, kebakaran hutan, isu arzeti selingkuh, salah siapa??

Post  Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik